BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak 21 kecamatan di Kabupaten Kampar bersiap memperebutkan Piala Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Tahun 2025.
Ajang olahraga bergengsi tingkat daerah ini resmi dibuka oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar di lapangan pelajar Kota Bangkinang, Jumat (5/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Kampar menegaskan bahwa program Tarkam Kemenpora merupakan langkah nyata pemerintah pusat dalam membangkitkan kembali budaya berolahraga di masyarakat.
"Olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi, wadah pembinaan bakat lokal, serta sarana meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar menyambut program ini dengan antusias karena terbukti mampu menggerakkan masyarakat mulai dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan.
"Melalui kompetisi ini, kita berharap muncul bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kampar di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," lanjutnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan bahwa Turnamen Piala Tarkam Kemenpora menjadi sarana penting dalam memasyarakatkan olahraga hingga tingkat desa.
"Tujuan utama turnamen ini adalah memasyarakatkan olahraga. Kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan atlet sejak dini," kata Helmi.
Ia menjelaskan bahwa seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ditanggung sepenuhnya oleh Kemenpora, sementara Pemkab Kampar berperan sebagai pendukung teknis. "Semua biaya ditanggung Kemenpora. Pemda hanya mendukung. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan," ujarnya.
Adapun empat cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu bola voli, senam, fun run 5K, dan gerak jalan tepat waktu.
Dalam penyelenggaraannya, Disdikpora Kampar berkolaborasi dengan KONI, Dispora Provinsi Riau, Universitas Pahlawan, serta melibatkan pengurus cabang olahraga sebagai tim teknis.
Turnamen Tarkam Kemenpora ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Desember 2025. Para pemenang akan mendapatkan medali serta uang pembinaan dari Kemenpora.
Editor : Rinaldi