BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kampar serta daerah hulu Waduk PLTA Koto Panjang selama dua hari terakhir menyebabkan kenaikan signifikan pada elevasi permukaan air waduk.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah menjelaskan, bahwa intensitas hujan yang tinggi membuat debit air masuk (inflow) ke waduk meningkat dan berdampak pada naiknya elevasi dibandingkan hari sebelumnya.
“Pada Senin, 8 Desember 2025 pukul 06.00 WIB, elevasi waduk tercatat 75,69 mdpl. Outflow turbin sebesar 104,92 m³/s, sementara inflow mencapai 441,3 m³/s,” jelas Dhani.
Ia menyebutkan, pada hari yang sama pukul 13.00 WIB, elevasi waduk kembali naik menjadi 75,78 mdpl, dengan outflow turbin 115,69 m³/s dan inflow 336,34 m³/s.
Sementara itu, pada Ahad (7/12/2025) pukul 19.00 WIB, elevasi waduk berada pada angka 75,57 mdpl. Pada waktu tersebut, outflow turbin tercatat 298,15 m³/s dan inflow 518,8 m³/s.
Dhani menegaskan bahwa pihak PLTA terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi waduk untuk memastikan operasi pembangkit tetap berjalan aman serta mengantisipasi potensi dampak bagi wilayah hilir. (kom)
Editor : M. Erizal