PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Sudah bertahun-tahun, warga yang bermukim di sekitar Jalan Suka Karya, bagian wilayah Kabupaten Kampar, mengeluhkan soal kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Bahkan, tingkat kerusakan jalan disebut warga sudah semakin mengkhawatirkan.
Dedek (38), Warga Perumahan Perumahan Puri Indah Kualu, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kampar, mengeluhkan perihal tidak adanya perhatian Pemkab terhadap warga disana. Kata dia, selain lubang jalan yang semakin besar dan dalam, ketika hujan jalan tersebut juga mengalami banjir.
"Sangat kontras bila kita bandingkan dengan Jalan Suka Karya yang di bagian Pekanbaru. Jalannya mulus bagus, paritnya juga rapi," ungkap Dedek di sekitar Jalan Suka Karya, Selasa (9/12/2025).
Dikatakan dia, kondisi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun. Ia merasa Pemerintah Kabupaten Kampar sama sekali tidak peduli dengan warga yang tinggal disana. Padahal ada belasan ribu kepala keluarga (KK) yang mendiami wilayah Jalan Suka Karya bagian Kampar.
"Kalau memang Pemkab tidak mau tau, tidak mau mengurus wilayahnya yang ada disini, berikan saja ke Pemko Pekanbaru. Sangat iri kami lihat warga Jalan Suka Karya yang bagian Pekanbaru. Jalan mereka bagus, kalau hujan juga jalannya gak terendam," keluhnya.
Editor : Rinaldi