Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Kampar Imbau Warga Waspadai Potensi Banjir Bandang dan Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

Kamaruddin • Selasa, 6 Januari 2026 | 17:59 WIB
Tim gabungan TNI, Polri, BPBD melakukan patroli memantau kondisi Sungai Kampar, Kabupaten Kampar, Selasa (6/1/2026).
Tim gabungan TNI, Polri, BPBD melakukan patroli memantau kondisi Sungai Kampar, Kabupaten Kampar, Selasa (6/1/2026).

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor seiring masih tingginya intensitas hujan di wilayah Riau dan Sumatera Barat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan, melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa kondisi cuaca di Kabupaten Kampar saat ini masih tergolong ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Yang kami khawatirkan bukan hanya luapan air, tetapi juga kemungkinan terjadinya banjir bandang. Apalagi intensitas hujan di Sumatera Barat masih tinggi, sehingga dampaknya bisa berimbas ke wilayah hilir, termasuk Kabupaten Kampar,” ujarnya.

 Baca Juga: Polisi Masih Menyelidiki Kebakaran Pipa Gas TGI

Adi Candra mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Kampar dan anak sungainya, agar selalu waspada.

Ia juga meminta para kepala desa untuk aktif memantau kondisi lingkungan masing-masing dan berkoordinasi dengan camat serta Forkopimcam sesuai instruksi Bupati Kampar.

Selain itu, Adi Candra menekankan pentingnya peran orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di tepi sungai. Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas di tempat terbuka, wisata air, serta kegiatan luar ruangan lainnya selama kondisi cuaca belum membaik.

 Baca Juga: Tiga Bulan ADD 2025 Jadi Tunda Bayar, Usulan Sudah di BPKAD Kuansing

“Terkait potensi longsor, wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Kecamatan XIII Koto Kampar dan daerah perbatasan Kampar–Sumatera Barat,” jelasnya.

Adi Candra mengimbau mahasiswa dan kelompok masyarakat yang kerap melakukan kegiatan lapangan atau outdoor untuk sementara menunda aktivitas tersebut. Jika diperlukan, masyarakat diminta berkoordinasi dan melaporkan kegiatan ke BPBD.

Adi Candra mengimbau petani keramba dan masyarakat yang beraktivitas di sungai, diminta untuk terus memantau kondisi air dan memperkuat ikatan keramba, mengingat debit dan arus sungai dapat meningkat sewaktu-waktu. Saat ini, pintu pelimpahan Waduk PLTA Koto Panjang masih dibuka dengan ketinggian dua kali 50 sentimeter.

 

Editor : Edwar Yaman
#bpbd kampar #cuaca ekstrem #longsor #banjir bandang