KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Kampar serta daerah hulu Waduk PLTA Koto Panjang menyebabkan elevasi waduk mengalami kenaikan. Hingga Ahad (11/1/2026) malam pukul 19.00 WIB, elevasi waduk tercatat berada di level 81,60 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Seiring kenaikan tersebut, dua pintu pelimpahan (spillway) PLTA Koto Panjang masih dibuka dengan ketinggian masing-masing 50 sentimeter.
Manager PLTA Koto Panjang Dhani Irwansyah menjelaskan, bahwa tingginya curah hujan menjadi faktor utama meningkatnya elevasi waduk. Pada pukul 19.00 WIB, data operasional waduk menunjukkan outflow turbin sebesar 341,68 meter kubik per detik (m³/s), outflow spillway 2 x 50 cm sebesar 146,28 m³/s, dengan inflow waduk mencapai 487,96 m³/s. Total outflow tercatat sebesar 487,96 m³/s.
Baca Juga: Keluh Kesah Warga Simpang Garuda Sakti Pekanbaru: Trauma Truk Raksasa dan Asa Jembatan Layang
Sebelumnya, pada pukul 13.00 WIB, elevasi waduk juga berada di level 81,60 mdpl dengan outflow turbin 282,89 m³/s, outflow spillway 146,28 m³/s, serta inflow waduk sebesar 429,17 m³/s. Total outflow pada waktu tersebut tercatat 429,17 m³/s.
Sementara itu, pada pukul 07.00 WIB, elevasi waduk berada di angka 81,59 mdpl. Outflow turbin tercatat 344,12 m³/s, outflow spillway 146,28 m³/s, dan inflow waduk mencapai 490,40 m³/s. Total outflow saat itu sebesar 490,40 m³/s.
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa meskipun intensitas hujan cukup tinggi, kondisi Sungai Subayang, Sungai Kampar, dan Sungai Tapung saat ini masih terpantau aman.
“Kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, karena masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar,” ujar Adi Candra.(kom)
Editor : Edwar Yaman