KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar merilis laporan terkini terkait kondisi cuaca, potensi bencana hidrometeorologi, serta penanganan kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Kampar, Senin (26/1/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar Adi Candra Lukita menyampaikan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di Kabupaten Kampar pada hari ini diperkirakan berawan dengan suhu berkisar antara 28 hingga 39 derajat Celsius dan kelembapan udara sekitar 60 persen.
Kecepatan angin tercatat sekitar 7 kilometer per jam dengan arah angin dari utara dan jarak pandang mencapai 8 kilometer.
Meski demikian, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Hingga sore hari, tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah tersebut.
Sementara itu, berdasarkan Kampar Flood Watch, kondisi cuaca di Kecamatan Bangkinang terpantau berawan dengan suhu 28 derajat Celsius dan kecepatan angin 2,4 meter per detik.
Presentase peluang hujan (Probability of Precipitation/PoP) berada pada angka 20 persen dan kondisi wilayah dinyatakan aman. Tidak ada kecamatan lain yang diprediksi mengalami hujan.
Di sisi lain, BPBD Kabupaten Kampar juga menangani kejadian kebakaran lahan yang terjadi di Desa Penyesawan Rumbio, Kecamatan Kampar Timur. Informasi kejadian diterima pada pukul 12.43 WIB.
Kebakaran terjadi di lahan mineral gambut milik masyarakat dengan vegetasi semak belukar dan jenis kebakaran terjadi di atas serta di bawah permukaan lahan. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai lebih kurang 5 hektare.
"Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," jelas Adi Candra.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas TRC Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kampar langsung melakukan upaya penyekatan, pemadaman, dan pendinginan di lokasi kebakaran dengan dukungan sarana dan prasarana berupa satu unit mobil angkut, mesin pompa air, selang pemadam, tangki air berkapasitas 1.000 liter, serta pemantauan udara menggunakan drone.
“Api berhasil dipadamkan dan saat ini kondisi di lokasi kebakaran dinyatakan aman dan terkendali,” ujar Adi Candra Lukita.
Sebagai informasi tambahan, berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS), nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar pada pukul 16.30 WIB berada di angka 85 atau dalam kategori sedang.
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran. (kom)
Editor : M. Erizal