KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Satuan Brimob Polda Riau terus memacu proses renovasi jembatan di Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Sabtu (31/1/2026), perbaikan infrastruktur tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan dan terukur.
Jembatan dengan panjang 27,5 meter dan lebar 4 meter ini merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat setempat. Kerusakan pada lantai jembatan sebelumnya sempat menghambat aktivitas ekonomi dan sosial warga, sehingga perbaikan jembatan menjadi prioritas utama.
Tim Rehabilitasi Jembatan yang dipimpin oleh Ipda Bai Ibrahim bekerja secara intensif dengan membagi personel ke beberapa titik strategis. Pada tahap ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pembersihan serta penguatan struktur utama jembatan.
“Hari ini kami melakukan pembongkaran total sisa lantai kayu yang sudah rusak dan membahayakan. Secara bersamaan, tim juga membersihkan rel utama serta melakukan pengelasan besi penyangga agar struktur jembatan benar-benar kokoh sebelum pemasangan lantai baru,” jelas Ipda Bai Ibrahim.
Tidak hanya pada bagian atas, personel juga melakukan pembersihan pondasi dan tiang jembatan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah korosi serta menghilangkan tumpukan material dan sampah sungai yang berpotensi merusak kekuatan struktur jembatan dalam jangka panjang.
Kelancaran proyek turut didukung oleh kesiapan logistik yang optimal. Tim Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) Sat Brimob Polda Riau di bawah pimpinan AKP Febriyanti, S.H., disiagakan di lokasi untuk memenuhi kebutuhan personel.
Kehadiran Randurlap memastikan seluruh personel mendapatkan asupan makanan bergizi. Menu makan siang dan sore disiapkan langsung di lapangan guna menjaga stamina dan konsentrasi personel di tengah pekerjaan fisik yang cukup berat.
Kapolres Kampar, AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras personel Sat Brimob Polda Riau.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu dan memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Kami menyadari bahwa jembatan ini merupakan infrastruktur vital bagi warga Desa Gobah. Terputusnya akses akan berdampak langsung pada roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, renovasi ini kami targetkan selesai secepat mungkin agar manfaatnya dapat segera dirasakan,” tegas AKBP Bobby.
Selama proses renovasi berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Dukungan serta antusiasme masyarakat setempat juga terlihat tinggi, mencerminkan harapan besar akan segera berfungsinya kembali jembatan tersebut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan hingga proyek rampung sepenuhnya.(kom)
Editor : Edwar Yaman