BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Ahad (8/2/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan bahwa berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi, sebagian besar wilayah Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
“Peringatan dini dari BMKG menunjukkan potensi hujan lebat di sejumlah kecamatan, antara lain Bangkinang Kota, Kampar, XIII Koto Kampar, Siak Hulu, Kampar Kiri Hilir, Tapung Hulu, Kampar Kiri Tengah, Gunung Sahilan, Koto Kampar Hulu, Tambang, Kuok, Tapung, Tapung Hilir, Salo, Rumbio Jaya, Perhentian Raja, dan Kampar Utara,” jelasnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi umum wilayah Kampar pada siang hingga sore hari cenderung berawan dengan suhu berkisar 27 hingga 30 derajat Celsius, kelembapan udara 71 persen, kecepatan angin sekitar 6 km per jam dari arah utara, serta jarak pandang mencapai 10 kilometer. Sementara itu, titik panas (hotspot) terpantau nihil.
Dalam pemantauan Kampar Flood Watch, hujan diprediksi akan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dengan probabilitas hujan (PoP) mencapai 100 persen di 21 kecamatan, termasuk Bangkinang, Bangkinang Seberang, Kampar, Kampar Kiri, Kampar Timur, Kampar Utara, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri Tengah, Koto Kampar Hulu, Kuok, Perhentian Raja, Rumbio Jaya, Salo, Siak Hulu, Tambang, Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu, serta XIII Koto Kampar.
‘’Hingga laporan ini diperbarui pukul 16.00 WIB, BPBD memastikan tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar,’’ jelas Adi Candra.
Selain itu, kualitas udara Kabupaten Kampar berdasarkan data AQMS/ISPU berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 95 dan parameter kritis PM2,5.
BPBD Kampar juga mencatat kondisi terbaru PLTA Koto Panjang, dengan elevasi waduk berada di angka 77,98 mdpl. Debit air keluar (outflow) melalui turbin tercatat 320,98 meter kubik per detik, sementara debit masuk (inflow) sebesar 503,73 meter kubik per detik.
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat atau bencana.(kom)
Editor : M. Erizal