Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Kampar Pastikan Nihil Bencana, Masyarakat Diimbau Waspadai Potensi Hujan Lebat

Kamaruddin • Rabu, 11 Februari 2026 | 20:05 WIB
Ilustrasi hujan lebat
Ilustrasi hujan lebat

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar merilis laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi pada Rabu (11/2/2026) hingga pukul 16.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, BPBD memastikan tidak terdapat kejadian bencana di seluruh wilayah Kabupaten Kampar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di Kabupaten Kampar umumnya cerah berawan dengan suhu udara berkisar 28 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan sekitar 74 persen.

Meski demikian, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Sementara itu, titik panas (hotspot) terpantau nihil.

Untuk wilayah Kecamatan Bangkinang, cuaca terpantau awan pecah dengan suhu udara 25 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 85 persen.

Peluang terjadinya hujan di wilayah tersebut tercatat sebesar 80 persen, namun hingga laporan disampaikan, belum ada kecamatan yang diprediksi mengalami hujan signifikan.

Selain itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berdasarkan data AQMS/ISPU berada pada angka 91 dengan kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5. Hal ini menunjukkan kualitas udara masih dalam batas yang dapat diterima, namun tetap perlu diwaspadai oleh kelompok sensitif.

BPBD Kampar juga menyampaikan pembaruan kondisi PLTA Koto Panjang, di mana elevasi waduk tercatat berada pada ketinggian 77,84 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit inflow dan outflow waduk masing-masing berada di angka 320,92 meter kubik per detik.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta terus memantau informasi resmi dari instansi terkait, khususnya terkait potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem. (kom)

Editor : M. Erizal
#bpbd kampar #bmkg #potensi hujan lebat