BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada Ahad (15/2/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa berdasarkan informasi dari BMKG, cuaca di Kabupaten Kampar pada sore hari terpantau berawan dengan suhu udara berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celsius.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar,” ujarnya.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Kampar, Tambang, Siak Hulu, Tapung Hulu, Tapung Hilir, Kampa, Gunung Sahilan, Bangkinang Kota, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Salo, Rumbio Jaya, Bangkinang, Perhentian Raja, Kampar Utara, serta Kampar Kiri Tengah. Sementara itu, hingga pukul 16.00 WIB, titik hotspot di Kabupaten Kampar terpantau nihil.
Adi Candra juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat laporan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar.
Dari sisi kualitas udara, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kabupaten Kampar berada pada angka 97 atau kategori sedang, dengan parameter kritis PM2,5 berdasarkan data AQMS KLHK/BPLH.
Sementara itu, kondisi Waduk PLTA Koto Panjang terpantau stabil. Pada pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat di angka 77,39 meter di atas permukaan laut, dengan outflow dan inflow masing-masing sebesar 62,12 meter kubik per detik.
Selain pemantauan cuaca dan hidrologi, BPBD Kabupaten Kampar juga melaksanakan kegiatan lapangan berupa pengecekan peralatan rescue dan pemetaan area oleh Satgas TRC Pusdalops PB di lokasi Pacu Sampan, Desa Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok.
‘’Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,’’ imbau Adi Candra.(kom)
Editor : M. Erizal