KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan terjadinya kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi yang dirilis BPBD Kampar hingga pukul 17.00 WIB, kebakaran terjadi di Jalan Niaga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang.
Informasi awal mengenai kebakaran tersebut diterima dari masyarakat sekitar pada pukul 11.00 WIB.
“Peristiwa kebakaran ini telah memasuki hari ketiga. Lokasi kejadian berada di lahan gambut milik masyarakat dengan vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar. Jenis kebakaran terjadi baik di atas permukaan maupun di bawah permukaan tanah,” jelas Adi Candra.
Ia menambahkan, BPBD Kampar mencatat luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Setelah menerima laporan, tim Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (Satgas TRC) BPBD Kampar langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman serta pemblokiran api agar tidak meluas. Namun, proses pemadaman di lapangan terkendala terbatasnya sumber air di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi cerah berawan dengan suhu berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan udara sekitar 57 persen.
Meski demikian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
“Selain kejadian kebakaran lahan, BPBD juga mencatat dua titik hotspot di wilayah Desa Rimbo Panjang yang terdeteksi oleh satelit NASA dengan tingkat kepercayaan menengah,” tambah Adi Candra.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar kebakaran tidak meluas. (kom)
Editor : M. Erizal