Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Enam Hari Terbakar, Hujan Deras Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang Kecamatan Tambang

Kamaruddin • Senin, 16 Maret 2026 | 23:30 WIB

 

Satgas gabungan BPBD Kampar dan BPBD Provinsi Riau memadamkan api yang membakar lahan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kebupaten Kampar, (14/3/2026).
Satgas gabungan BPBD Kampar dan BPBD Provinsi Riau memadamkan api yang membakar lahan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kebupaten Kampar, (14/3/2026).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, sejak Sabtu (14/3/2026) akhirnya membantu memadamkan kebakaran lahan yang sebelumnya terjadi selama beberapa hari terakhir. Curah hujan yang cukup tinggi membuat api yang sempat meluas kini padam total.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa hujan deras yang turun sejak Sabtu hingga Ahad sangat membantu proses pemadaman yang telah berlangsung selama enam hari.

“Pemadaman kebakaran yang sudah memasuki hari keenam di Desa Rimbo Panjang dibantu hujan deras sejak Sabtu sampai Ahad, sehingga api berhasil dipadamkan secara total,” jelas Adi Candra Lukita, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, sebelum hujan turun, tim gabungan telah bekerja keras melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik api yang terdeteksi di kawasan tersebut.

Tim yang terlibat terdiri dari personel BPBD Kampar, TNI, Polri, Manggala Agni, aparat desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu memadamkan api.

Adi Candra menambahkan bahwa kondisi cuaca yang cukup panas dan angin kencang pada beberapa hari sebelumnya sempat menyulitkan proses pemadaman. Api dengan cepat merambat di lahan yang sebagian besar berupa semak belukar dan lahan gambut kering.

“Petugas di lapangan terus melakukan penyemprotan air dan membuat sekat bakar agar api tidak meluas ke area lain. Namun hujan yang turun sangat membantu sehingga proses pemadaman menjadi lebih cepat,” ujarnya.

Meski api telah padam, tim BPBD bersama petugas lainnya tetap melakukan patroli dan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul. Pendinginan juga dilakukan di beberapa area yang sebelumnya terbakar guna mencegah potensi kebakaran kembali.

BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah daerah terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki periode cuaca panas yang rawan memicu munculnya titik api di beberapa wilayah di Kabupaten Kampar.

Dengan padamnya kebakaran di Desa Rimbo Panjang, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pun mulai kembali normal. Namun demikian, petugas tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kebakaran baru di wilayah tersebut.(kom)

Editor : Edwar Yaman
#bpbd kampar #kebakaran lahan #karhutla #rimbo panjang #kecamatan tambang