KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Kampar pada Rabu (1/4/2026). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon tumbang di Desa Sipungguk, Kecamatan Salo sekitar pukul 16.02 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menutup badan jalan sehingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, Tim Satgas TRC Pusdalops-PB BPBD Kampar bersama masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemotongan dan pembersihan pohon menggunakan mesin chainsaw.
Baca Juga: Melihat langsung Euforia LAB Indonesia 2026
“Setelah dilakukan penanganan, akses jalan kini sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan,” jelas Adi Candra.
Adi Candra menambahkan, selain kejadian pohon tumbang, banjir bandang juga dilaporkan berdampak pada tujuh desa di wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu, yaitu Desa Aur Kuning, Tanjung Belit, Gema, Ludai, Kebun Tinggi, Koto Lama, dan Terusan. Hingga laporan terakhir, pendataan dampak masih terus dilakukan.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, wilayah Kampar masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan pohon tumbang," imbau Adi Candra.
Sementara itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 92 (parameter PM2,5). Di sisi lain, elevasi waduk di PLTA Koto Panjang tercatat berada pada level 80,20 mdpl dengan kondisi inflow dan outflow turbin seimbang pada 56,35 m³/detik.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Kom)
Editor : M. Erizal