Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Delapan Desa di Kampar Kiri Hulu Terdampak Banjir Bandang Akibat Luapan Sungai Subayang

Kamaruddin • Kamis, 2 April 2026 | 18:02 WIB
Banjir bandang melanda Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Rabu (1/4/2026). (Warga untuk Riaupos.co)
Banjir bandang melanda Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Rabu (1/4/2026). (Warga untuk Riaupos.co)

GEMA (RIAUPOS.CO) -- Sebanyak delapan desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, terdampak banjir bandang pada Rabu (1/4/2026). Banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Sungai Subayang yang menyebabkan sungai meluap.

Adapun delapan desa yang terdampak banjir bandang tersebut yaitu Desa Aur Kuning, Tanjung Belit, Gema, Ludai, Kebun Tinggi, Koto Lama, Terusan dan Desa Subayang Jaya. Banjir juga melanda Kecamatan Kampar Kiri yakni Desa Kuntu, Padang Sawah dan Teluk Paman.

Salah seorang warga Desa Kuntu, Derpi, menjelaskan bahwa banjir bandang sempat merendam permukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai. Bahkan, beberapa rumah warga dilaporkan terbawa arus banjir.

Baca Juga: 130 KK Terendam Banjir Sungai Subayang Meluap

"Akibat banjir bandang ini ada rumah warga di bibir sungai yang terbawa arus. Namun saat ini kondisi air sudah surut dan berada di bawah bibir sungai," ujar Derpi, Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menyampaikan, banjir bandang terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah hulu Sungai Subayang sehingga menyebabkan air sungai meluap ke permukiman warga.

Ia juga menambahkan bahwa banjir di wilayah Kampar Kiri Hulu umumnya cepat surut. Meski demikian, BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

 

Editor : Rinaldi
#sungai subayang #kampar kiri hulu #banjir bandang