KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Persiapan keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar tahun 2026 telah mencapai tahap akhir.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Dirhamsyah, memastikan seluruh Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) jemaah telah ditandatangani 100 persen sebagai bentuk kesiapan administrasi menjelang keberangkatan ke Asrama Haji Batam.
Penandatanganan sebanyak 453 lembar SPMA dilakukan langsung oleh Dirhamsyah pada Kamis (16/04/2026) di ruang kerjanya.
Baca Juga: Cetak Pemimpin Visioner, Kemenkum Riau Ikuti Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan
Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen memastikan seluruh jemaah siap memasuki asrama tanpa kendala administrasi.
“Seluruh SPMA sudah kita tandatangani sesuai jumlah JCH Kampar, yakni 453 lembar. Ini kita siapkan lebih awal agar proses masuk asrama berjalan lancar,” ujarnya.
Selain kesiapan dokumen, skema keberangkatan jemaah juga telah dipastikan. Dari total 453 JCH Kampar, jemaah terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 5, Kloter 6, dan Kloter 10.
Baca Juga: Wamentan Sudaryono Terima Kunjungan Duta Besar Australia, Jajaki Impor Pupuk Urea dari Indonesia
Untuk Kloter 5 merupakan kloter penuh jemaah Kampar dengan jumlah 438 orang jemaah, didampingi 1 orang KBIHU, 2 orang PHD, 1 orang TPHI, 1 orang TPIHI, serta 2 orang TKHI. Kloter ini dijadwalkan berangkat dari titik keberangkatan Bangkinang pada 26 April 2026.
Sementara itu, pada kloter 6 terdapat 3 orang jamaah asal Kampar yang tergabung bersama jemaah dari Dumai, Rokan Hilir, dan Kepulauan Meranti. Kloter ini dijadwalkan berangkat melalui Embarkasi Batam pada 27 April 2026.
Sedangkan pada kloter 10, sebanyak 12 jamaah Kampar akan bergabung dengan jemaah dari Pekanbaru dan Indragiri Hulu. Keberangkatan kloter ini dijadwalkan pada 2 Mei 2026.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Bangun Kantor Camat dan Puskesmas Baru Tahun Ini
Dirhamsyah juga mengimbau seluruh jamaah agar terus menjaga kesiapan diri menjelang keberangkatan, terutama kesiapan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Kami mengingatkan seluruh jemaah untuk meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT serta menjaga kesehatan dengan pola makan yang baik dan bergizi. Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima,” jelasnya. (Kom)
Editor : M. Erizal