Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Potensi Hujan Lebat dan Petir, BPBD Kampar Imbau Warga Kampar Tetap Waspada 

Kamaruddin • Selasa, 21 April 2026 | 18:41 WIB
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar melaporkan kondisi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kampar hingga Selasa (21/4/2026) sote dalam status nihil kejadian bencana. Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, cuaca di wilayah Kampar diperkirakan berawan dengan suhu sekitar 24–25°C, kelembapan mencapai 92 persen, dan kecepatan angin sekitar 3 km/jam dari arah barat. 

"Potensi hujan disertai petir diprediksi terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Bangkinang Kota, Kampar, Kuok, Salo, Rumbio Jaya, Kampar Timur, Kampar Utara, XIII Koto Kampar, Siak Hulu, Tapung, Tapung Hulu, hingga Gunung Sahilan," jelas Adi Candra.

Baca Juga: Dapat Dukungan 44 Pengkot Cabor, ‎Achmad Faisal Reza Resmi Daftar Calon Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030

Sementara itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berdasarkan data ISPU tercatat pada angka 91 dengan kategori sedang, dengan parameter dominan PM2,5. 

BPBD juga melaporkan perkembangan kondisi waduk di PLTA Koto Panjang. Pada pukul 13.00 WIB, elevasi permukaan air tercatat 81,60 mdpl, dengan inflow sebesar 495,15 m³/detik dan outflow turbin sebesar 187,58 m³/detik. Data ini terus dipantau sebagai bagian dari langkah mitigasi potensi risiko hidrologi di wilayah hilir.

Selain pemantauan cuaca dan kondisi waduk, BPBD Kabupaten Kampar juga melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan FMIPA Universitas Riau terkait pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kapasitas penanggulangan bencana di wilayah daerah. 

Baca Juga: Dominik Szoboszlai Tetap Enjoy meski Kontrak Barunya di Liverpool Belum Ada Progres Nyata

Adi Candra  menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca dan potensi risiko bencana sebagai langkah antisipasi dini.

“Masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah,” ujarnya.(kom)

Editor : Edwar Yaman
#bpbd kampar #petir #hujan lebat