KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar melaporkan bahwa hingga Rabu (22/4/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah.
"Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Kampar pada hari ini diperkirakan cerah dengan suhu berkisar antara 28–31 derajat Celsius, kelembapan udara 63 persen, serta kecepatan angin sekitar 5 km/jam dari arah utara. Jarak pandang terpantau mencapai 10 kilometer," jelas Adi Candra.
Sementara itu, data titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kampar dilaporkan nihil. Namun kualitas udara berdasarkan pemantauan AQMS/ISPU menunjukkan nilai 100 (kategori sedang) dengan parameter kritis PM 2,5, sehingga masyarakat tetap disarankan menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan
Terkait kondisi waduk, elevasi air PLTA Koto Panjang tercatat berada pada level 81,61 mdpl dengan inflow dan outflow masing-masing sebesar 60,08 m³/detik. BPBD Kampar melalui bidang terkait juga telah melakukan koordinasi dengan pihak PLTA untuk memantau perkembangan elevasi air yang menunjukkan tren peningkatan
.
Selain pemantauan kondisi hidrometeorologi, Kepala Pelaksana BPBD Kampar bersama Sekretaris BPBD turut menghadiri apel penutupan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan SDM Bidang Pencarian dan Pertolongan yang dilaksanakan di kantor Basarnas Pekanbaru sebagai upaya penguatan kapasitas personel penanggulangan bencana.
Baca Juga: 107 Koper Terkumpul di Hari Pertama, Kloter 05 JCH Kampar Siap Menuju Embarkasi Batam
BPBD Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.(Kom)
Editor : M. Erizal