BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Tony Hidayat, meminta PT PLN (Persero) tidak melakukan pemutusan aliran listrik secara sepihak, terutama terhadap fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas Kuntu yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Tony, pemutusan listrik pada fasilitas kesehatan berpotensi mengganggu pelayanan dasar masyarakat dan seharusnya dihindari, meskipun terdapat persoalan administrasi pembayaran.
"Seharusnya jangan langsung diputus. Memang bisa saja ada kelalaian administrasi, tapi hal seperti itu masih bisa dikomunikasikan dengan baik," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: PAD Belum Maksimal, Pansus II DPRD Kampar Minta Pemkab Tingkatkan Kinerja Pendapatan
Ia mengakui kemungkinan adanya keterlambatan atau kelalaian administrasi dari pihak terkait. Namun, menurutnya, langkah pemutusan listrik bukan solusi utama karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
"Kalau memang ada kelalaian, tentu bisa diberikan teguran, bahkan teguran keras sekalipun. Tapi jangan sampai langsung dilakukan pemutusan karena itu akan menghambat pelayanan kesehatan masyarakat," tegasnya.
Tony juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak PLN dengan instansi terkait sebelum mengambil tindakan terhadap fasilitas publik.
"PLN memiliki pimpinan dan mekanisme komunikasi. Seharusnya bisa dibicarakan terlebih dahulu agar jelas persoalannya. Ini menyangkut pelayanan masyarakat, jadi jangan sampai terganggu," tambahnya.
Ia memastikan pemerintah daerah akan segera menyelesaikan persoalan administrasi yang menjadi penyebab pemutusan aliran listrik tersebut agar pelayanan di Puskesmas Kuntu dapat berjalan normal kembali.
"Hari ini sudah saya minta agar persoalan administrasi segera diselesaikan. Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu. Kita harapkan semuanya segera clear," tutupnya.
Baca Juga: Angkut Sampah dari Kabupaten Kampar, Buang di Pekanbaru, Tiga Pickup Ilegal Diamankan
Sementara itu, Manajer ULP Lipat Kain, Nilham Jani, saat dihubungi melalui telepon seluler maupun pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Berdasarkan informasi dari masyarakat di lokasi, KWh meter Puskesmas Kuntu telah dipasang kembali pada Kamis sore (23/4/2026), sehingga aliran listrik di fasilitas tersebut dilaporkan sudah kembali normal.
KWH Puskesmas Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar yang sempat diputus dipasang kembali, Kamis (23/4/2026).
Editor : Rinaldi