KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi terkini terkait bencana hidrometeorologi pada Ahad (26/4/2026) hingga sore. Dalam laporan tersebut, tidak ditemukan kejadian bencana di wilayah Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah Kampar diprediksi cerah berawan dengan suhu berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan mencapai 78 persen dengan kecepatan angin sekitar 6 km/jam yang bertiup dari arah timur laut.
Baca Juga: Diduga Dianiaya Oknum Dosen dan Istri, Wanita Tunanetra Lapor Polisi
"BMKG mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah, termasuk Tambang, Tapung, Bangkinang Kota, Kampar Kiri, hingga Gunung Sahilan," jelas Adi Candra.
Sementara itu, BPBD juga mencatat tidak adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kampar, yang menandakan tidak terdeteksinya potensi kebakaran hutan dan lahan.
Dari sisi kualitas udara, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada angka 92 dengan kategori sedang, dengan parameter utama partikel halus PM 2,5.
Baca Juga: Liga 2 Indonesia: Malam Besok, PSPS Pekanbaru Incar Kemenangan di Laga Kandang Terakhir
Selain itu, kondisi debit air di PLTA Koto Panjang terpantau stabil. Elevasi waduk berada di angka 81,95 mdpl, dengan inflow dan outflow masing-masing sebesar 324,62 m³ per detik.
Dalam kegiatan lapangan, tim reaksi cepat (TRC) BPBD juga dilaporkan melakukan pembongkaran tenda pasca kegiatan Camping Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Polda Riau di wilayah Tanjung Belit Selatan.
Adi Candra menyampaikan bahwa situasi secara umum masih terkendali. Masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (kom)
Editor : M. Erizal