
KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan kondisi hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar pada Rabu (20/5/2026) sore dalam keadaan aman dan terkendali.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan harian BPBD, tidak terdapat kejadian bencana maupun titik panas (hot spot) di wilayah Kabupaten Kampar.
Menurut prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan cerah dengan suhu udara berkisar 28 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara tercatat sekitar 75 persen dengan kecepatan angin 4 kilometer per jam dari arah tenggara.
Baca Juga: Kementan Gerak Cepat Stabilkan Harga Ayam Hidup, Asosiasi Peternak Siap Kawal di Lapangan
Meski cuaca cenderung cerah, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di daerah rawan banjir dan longsor,” ujar Adi Candra.
Sementara itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang. Berdasarkan data AQMS/ISPU, nilai ISPU tercatat sebesar 94 dengan parameter dominan PM2,5.
Baca Juga: PHR Percepat Pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi
BPBD juga melaporkan kondisi terkini Waduk PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB. Elevasi permukaan air berada di angka 82,28 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan outflow turbin dan inflow waduk tercatat sama, masing-masing sebesar 326,27 meter kubik per detik.
BPBD memastikan kondisi umum wilayah Kabupaten Kampar masih aman dan terkendali. Namun masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.(kom)
Editor : Edwar Yaman