BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi Sungai Kampar yang saat ini masih tinggi dan berarus deras. Imbauan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti di Bangkinang, Kamis (21/05/2026).
Wabup menyampaikan bahwa para orang tua diminta lebih memperhatikan aktivitas anak-anak agar tidak bermain maupun mandi di sekitar sungai demi menghindari terjadinya musibah.
"Ada beberapa imbauan penting untuk masyarakat, yakni mengawasi anak-anak agar tidak bermain dekat sungai, menghindari aktivitas mandi atau memancing saat arus deras, serta memantau informasi cuaca dan peringatan dari BPBD maupun pemerintah daerah," ujar Misharti.
Baca Juga: 20 Ekor Sapi Kurban Disiapkan untuk Masjid Agung Al-Ihsan Markaz Islami
Menurutnya, kondisi debit air Sungai Kampar saat ini mengalami kenaikan akibat tingginya curah hujan yang terjadi pada Rabu (20/05/2026) sore hingga malam. Selain debit air meningkat, arus sungai juga terlihat cukup deras.
Wabup juga meminta BPBD Kabupaten Kampar bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Bagi masyarakat yang beraktivitas di bantaran Sungai Kampar agar selalu waspada dan berhati-hati, apalagi kondisi air cukup tinggi dan arus deras," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Misharti turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tenggelam yang menimpa Rahmadani (13), warga Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok. Korban dilaporkan tenggelam pada Kamis (14/05/2026) siang dan ditemukan pada Jumat (15/05/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, pribadi dan keluarga, kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ucapnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak yang bermain atau beraktivitas di sekitar sungai.
Baca Juga: Tenggelam saat Mandi di Sungai Kampar, Rahmadani Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal
Selain itu, Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian korban hingga ditemukan dan diserahkan kepada keluarga.
Berdasarkan informasi terbaru, kondisi air di Waduk PLTA Koto Panjang berada pada elevasi 82,27 mdpl dengan outflow turbin sebesar 321,50 meter kubik per detik dan inflow waduk sebesar 321,50 meter kubik per detik.
Editor : Rinaldi