KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Sabtu (23/5/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Ranah Singkuang, Kecamatan Kampar, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai sekitar 4,5 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.25 WIB. Lokasi kebakaran berada di area perkebunan karet dan sawit milik masyarakat dengan jenis lahan mineral.
“Vegetasi yang terbakar merupakan kebakaran permukaan atau surface fire. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait,” ujar Adi Candra.
Setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari Satgas TRC BPBD Kabupaten Kampar, Damkar Kabupaten Kampar, Satgas Udara BNPB, TNI-Polri, serta masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya satu unit mobil angkut BPBD, satu unit mobil MPK Damkar, satu unit helikopter BNPB, mesin pemadam, selang, serta nozzle pemadam.
Adi Candra menjelaskan, kondisi terkini api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pendinginan karena masih terdapat asap tipis di lokasi kebakaran.
Kondisi medan yang berupa daerah perbukitan menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman api. Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.
“Untuk saat ini, tim masih berupaya melakukan pemadaman dikarenakan lokasi yang terbakar merupakan daerah perbukitan,” ujar petugas di lapangan.
Baca Juga: Jus Jambu Biji Tinggi Kandungan Vitamin C, Ketahui 10 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Sementara itu, berdasarkan data kualitas udara AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 16.00 WIB, nilai ISPU tercatat berada di angka 92 dengan kategori sedang. Parameter dominan yang memengaruhi kualitas udara yakni PM2,5.
Adi Candra mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan di tengah cuaca panas ekstrem. Selain itu, warga juga diminta mengantisipasi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.(kom)
Editor : M. Erizal