BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar kini memasuki tahapan administrasi. Panitia Seleksi mencatat sebanyak 33 aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni penyusunan makalah dan presentasi.
Seleksi tersebut dilakukan untuk mengisi lima jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Peserta yang lolos administrasi diwajibkan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kampar Riedel Fitri mengatakan tahapan presentasi dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Juni 2026 mendatang. Presentasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses asesmen kompetensi peserta.
"Peserta yang lolos administrasi akan melanjutkan ke tahap penyusunan makalah, kemudian mengikuti presentasi. Semua tahapan harus diikuti sesuai jadwal yang telah disediakan," ujar Riedel, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, asesmen JPT Pratama tersebut merupakan bagian dari proses pengembangan karir sekaligus seleksi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Karena itu, peserta diminta mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik.
Menurut Riedel, tahapan presentasi akan menjadi salah satu indikator penilaian penting dalam mengukur kemampuan dan kompetensi peserta. Selain kemampuan teknis, peserta juga akan dinilai dari penguasaan materi, kemampuan analisis, serta cara menyampaikan gagasan di hadapan tim penguji.
Baca Juga: BPBD Kampar Sebut Cuaca Berpotensi Hujan Lebat, Terpantau Satu Titik Hotspot di Kecamatan Tapung
"Presentasi menjadi bagian penting karena di situ akan terlihat kemampuan peserta dalam memahami persoalan, menyusun solusi, dan menyampaikan ide secara sistematis," katanya.
Riedel menambahkan, minat ASN untuk mengikuti seleksi terbuka JPT Pratama tahun ini tergolong cukup tinggi. Tingginya partisipasi peserta dinilai mencerminkan antusiasme pegawai dalam mengikuti proses seleksi dan pengembangan kompetensi di lingkungan pemerintahan daerah.
"Animo ASN cukup tinggi, cukup banyak yang mengikuti. Ini menunjukkan semangat pegawai untuk terus berkembang dan mengikuti proses seleksi yang ada," tutupnya.
Editor : Rinaldi