BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (29/5/2026) sore. Dampaknya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan pohon tumbang sempat mengganggu arus lalu lintas di beberapa lokasi.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Adi Candra, melaporkan dua kejadian utama, yakni pohon tumbang di Kecamatan Kampar dan angin puting beliung di Kecamatan Kampar Kiri Hilir.
Peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di Jalan Lintas Pekanbaru–Air Tiris, Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar. Pohon yang tumbang menutupi badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas.
Baca Juga: Tidak Ada Hotspot di Kampar, Namun Warga Diminta Waspadai Cuaca Buruk
Selain itu, angin kencang juga menyebabkan sejumlah atap rumah dan toko warga terlepas. Atap Kantor Camat Kampar serta gedung olahraga bulu tangkis turut mengalami kerusakan. Satu unit mobil yang melintas dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa material yang terbawa angin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menanggapi peristiwa itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kampar bersama TNI, Polri, petugas PLN, perangkat desa, dan masyarakat setempat melakukan pemotongan pohon serta pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak.
"Saat ini akses jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Puing-puing bangunan yang rusak juga telah dibersihkan," ujar Adi Candra.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Jaya-Munsalo Kopah Sudah 60 Persen
Pada hari yang sama, sekitar pukul 17.45 WIB, angin puting beliung juga melanda Desa Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Akibatnya, atap Kantor Camat Kampar Kiri Hilir mengalami kerusakan dan berterbangan diterjang angin. Aparat kecamatan bersama Satpol PP dan masyarakat setempat segera melakukan pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Kampar masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
Adi Candra menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan penanganan cepat apabila terjadi bencana lanjutan di wilayah Kabupaten Kampar.
Editor : Rinaldi