Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD: Kampar Bebas Bencana Hidrometeorologi, namun Potensi Cuaca Ekstrem Masih Ada

Kamaruddin • Selasa, 2 Juni 2026 | 18:30 WIB

Ilustrasi Bencana Hidrometeorologi

Ilustrasi Bencana Hidrometeorologi

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan hingga Selasa (2/6/2026) sore tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar. 

Meski kondisi cuaca secara umum cerah berawan, masyarakat tetap diimbau mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan cerah dengan suhu udara berkisar 28–30 derajat Celsius.

"Kelembapan udara tercatat 73 persen dengan kecepatan angin 5,2 kilometer per jam dari arah selatan. Jarak pandang mencapai 9 kilometer," ujar Adi Candra.

 Baca Juga: Tegakkan Disiplin, Integritas, dan Kode Etik Kepolisian, Dua Personel Polres Inhil Dipecat, Ini Nama-namanya

Meski demikian, BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama di wilayah Kecamatan Tapung Hilir.

Berdasarkan laporan harian BPBD, hingga sore hari tidak terdeteksi titik panas (hot spot) di wilayah Kabupaten Kampar. Sementara itu, kualitas udara berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 16.00 WIB berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 91 dan parameter kritis PM2,5.

BPBD juga melaporkan kondisi Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan pembaruan data per 1 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Elevasi waduk tercatat berada pada level 81,29 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit air keluar (outflow) melalui turbin sebesar 59,25 meter kubik per detik, sama dengan debit air masuk (inflow) yang juga tercatat 59,25 meter kubik per detik.

 Baca Juga: Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

Adi Candra menegaskan, kondisi wilayah Kabupaten Kampar secara umum masih aman dan terkendali. Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(kom)

Editor : Edwar Yaman
#bpbd kampar #cuaca ekstrem #Bencana hidrometeorologi