Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Korban Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Kedua

Kamaruddin • Senin, 8 Juni 2026 | 19:53 WIB
Tim gabungan  terus melakukan pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar (32), korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, tepatnya di sekitar Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Senin (8/6/2026). (BPBD untuk Riaupos.co)
Tim gabungan  terus melakukan pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar (32), korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, tepatnya di sekitar Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Senin (8/6/2026). (BPBD untuk Riaupos.co)

KAMPAR (RIAUPOS CO) – Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Kampar, Polri, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, perangkat desa, serta masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap Cepi Ahmad Munawar. Pria 32 tahun itu, korban tenggelam di aliran Sungai Kampar. Tepatnya di sekitar Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara.

Hingga Senin (8/6/2026) pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Pencarian memasuki hari kedua dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet, perahu fiber, serta peralatan pendukung lainnya.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid mengatakan, sebelum pelaksanaan pencarian, tim gabungan menggelar apel dan briefing pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin Dantim Basarnas Pekanbaru, J. Sinaga, didampingi perwakilan Polsek Kampar, Romi Candra.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Tegas, Calo dan Siswa Titipan Terancam Sanksi Pidana 

“Perkembangan hasil pencarian akan kami laporkan kembali. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Usai apel, tim langsung menurunkan personel penyelam Basarnas ke titik lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar di sekitar Pulau Kosiok.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa operasi pencarian masih difokuskan di sekitar titik awal korban dilaporkan tenggelam.

 Baca Juga: Kalapas Bengkalis Ajak Pegawai Jaga Integritas Jalankan Tugas

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya memancing di sekitar Pulau Kosiok. Setelah selesai memancing, korban dan rekannya, Dede Olah Nurdiansyah, mandi di sungai.

Keduanya kemudian terbawa arus Sungai Kampar yang cukup deras hingga masuk ke area yang lebih dalam. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menuju tepian sungai.

Dede berhasil selamat setelah mendapat pertolongan warga yang berada di sekitar lokasi. Ia sempat menjalani perawatan di RSUD Bangkinang dan kini telah diperbolehkan pulang. 

Sementara itu, Cepi Ahmad Munawar diduga tidak mampu berenang sehingga tidak berhasil mencapai tepian sungai dan tenggelam terbawa arus. Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Baca Juga: Besok, Jemaah Haji Kuansing Bertolak dari Jedah ke Batam

Korban diketahui berprofesi sebagai buruh dan berdomisili di Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras dan tidak menentu.(kom)

Editor : Edwar Yaman
#sungai kampar #korban tenggelam #BPBD Kabupaten Kampar #tim gabungan