Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Kampar, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Kamaruddin • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:44 WIB
Ilustrasi berpayung di bawah guyuran hujan. (Dok Riaupos.co)
Ilustrasi berpayung di bawah guyuran hujan. (Dok Riaupos.co)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Selasa (16/6/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, cuaca di wilayah Kampar pada umumnya berawan dengan suhu berkisar 29 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara tercatat 67 persen dengan kecepatan angin mencapai 11,1 kilometer per jam dari arah timur.

Menurut Adi Candra, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kecamatan Kampar, Tambang, XIII Koto Kampar, Tapung, Tapung Hilir, Kampar Kiri Tengah, Bangkinang Kota, Kuok, Salo, Rumbio Jaya, Bangkinang, Kampa, Kampar Utara, Gunung Sahilan, dan Koto Kampar Hulu.

Baca Juga: Hadiri RDP DPRD, Bapenda Kampar Optimistis Target PAD Tahun 2026 Tercapai

"Masyarakat yang berada di wilayah tersebut diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," ujarnya.

Meski demikian, hingga laporan ini diterbitkan, BPBD Kabupaten Kampar belum menerima laporan adanya kejadian bencana maupun kondisi darurat di wilayah tersebut.

Dari sisi kualitas udara, berdasarkan data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 16.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat sebesar 92 atau berada pada kategori sedang. Parameter yang paling berpengaruh terhadap kualitas udara adalah partikel halus PM2,5.

Baca Juga: H-10 Pembukaan MTQ Riau, Pemkab Kuansing Terus Memacu Persiapan

BPBD juga melaporkan kondisi PLTA Koto Panjang per pukul 13.00 WIB masih dalam kondisi normal. Elevasi waduk berada pada level 80,78 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan inflow dan outflow masing-masing sebesar 60,23 meter kubik per detik.

Selain itu, tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kampar berdasarkan pemantauan terbaru. Adi Candra mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca dan informasi resmi dari BMKG maupun BPBD Kabupaten Kampar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di daerah yang berpotensi terdampak hujan lebat dan angin kencang," tegasnya.

Editor : Rinaldi
#bpbd kampar #kabupaten kampar #potensi hujan