Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Kampar: Tidak Ada Titik Panas dan Bencana, Cuaca Ekstrem Tetap Perlu Diantisipasi

Kamaruddin • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:59 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Istimewa)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Istimewa)
 

KAMPAR (RIAUPOS CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan kondisi wilayah Kabupaten Kampar hingga Jumat (19/6/2026) sore dalam keadaan aman dan tidak terjadi bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Ir Azwan, MSi melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita mengatakan, bahwa meskipun situasi saat ini terkendali, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar,” ujar Adi Candra Lukita.

Baca Juga: Judol, Narkoba, dan Perselingkuhan Picu Lonjakan Perceraian di Kampar

Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Kampar diperkirakan cerah dengan suhu udara berkisar 25–26 derajat Celsius, tingkat kelembapan mencapai 95 persen, serta kecepatan angin sekitar 14,3 kilometer per jam dari arah tenggara. Jarak pandang tercatat mencapai 9 kilometer.

BPBD Kampar juga melaporkan tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kampar. Sementara itu, kualitas udara berdasarkan data Air Quality Monitoring System (AQMS) atau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 16.00 WIB berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU sebesar 92, dengan parameter kritis PM2,5.

Dari sektor pengelolaan sumber daya air, kondisi PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB menunjukkan elevasi waduk berada pada angka 80,80 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit inflow dan outflow turbin masing-masing tercatat sebesar 117,89 meter kubik per detik.

Baca Juga: Peminat Membeludak, Lisensi D PSSI Pekanbaru Jadi Dua Gelombang 

Selain melakukan pemantauan terhadap elevasi waduk dan perkembangan titik panas, BPBD Kabupaten Kampar juga terus berkoordinasi dengan manajemen PLN terkait dukungan bantuan kebencanaan di kawasan PLTA Koto Panjang.

Hingga laporan harian diterbitkan, BPBD Kabupaten Kampar menegaskan tidak terdapat kejadian bencana di wilayah tersebut. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (kom)

 

Editor : M. Erizal
#bpbd kampar #cuaca ekstrem #kampar