Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Warga Koto Mesjid Gotong Royong Tambal Jalan Rusak 

Kamaruddin • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:02 WIB
PERBAIKI JALAN: Warga bersama Pemerintah Desa Koto Mesjid bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya di sejumlah titik wilayah Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Ahad (5/7/2026). (Warga untuk Riau Pos)
PERBAIKI JALAN: Warga bersama Pemerintah Desa Koto Mesjid bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya di sejumlah titik wilayah Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Ahad (5/7/2026). (Warga untuk Riau Pos)

 

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -  Menunggu perbaikan dari Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kampar yang belum juga terealisasi, Pemerintah Desa (Pemdes) Koto Mesjid bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki sejumlah titik jalan rusak secara swadaya di Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Ahad (5/7).

Perbaikan dilakukan sebagai upaya darurat untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Material berupa batu kerikil, pasir, semen, hingga dana perbaikan berasal dari sumbangan masyarakat, tokoh masyarakat, dan para pengguna jalan yang melintas di ruas tersebut.

Gotong royong berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Sejumlah lubang di badan jalan ditimbun menggunakan batu kerikil, sedangkan titik-titik yang mengalami kerusakan lebih parah diperbaiki dengan pengecoran menggunakan campuran semen, pasir, dan kerikil. Ruas jalan yang selama ini kerap tergenang air juga ditinggikan mela­lui penimbunan agar lebih aman dilalui kendaraan.

Baca Juga: Kompensasi Mulai Direalisasikan, Nelayan Sungai Tapung Harap Pengawasan Lingkungan Diperketat

Penjabat (Pj) Kepala Desa Koto Mesjid Ahmad Alihanafia mengatakan, kondisi jalan yang rusak telah lama dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

‘’Kami bersama tokoh masyarakat berinisiatif mela­kukan perbaikan semampunya karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan. Ini merupakan langkah darurat sambil menunggu perhatian dan perbaikan permanen dari pemerintah,’’ ujarnya.

Baca Juga: Swadaya Masyarakat, Pemdes Koto Mesjid Kampar Tambal Jalan Rusak Demi Keselamatan Pengguna

Menurut Ali, kerusakan tidak hanya terjadi di kawasan permukiman Desa Koto Mesjid, tetapi juga membentang mulai dari Desa Silam, Kecamatan Kuok, hingga Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar.

Ruas jalan tersebut me­rupakan akses strategis yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu dengan Suma­tera Barat sekaligus menjadi jalur menuju Gerbang Tol XIII Koto Kampar. Selain menjadi jalur utama mobili­tas masyarakat, ruas jalan itu juga dilintasi kendaraan angkutan barang sehingga memiliki volume lalu lintas yang cukup tinggi.

Baca Juga: Kemacetan Panjang Terjadi di Perbatasan Riau–Sumbar Akibat Perbaikan Jalan, Pengendara Terjebak hingga Dua Jam

Ali mengungkapkan, Pemerintah Desa Koto Mesjid telah mengajukan proposal perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kampar sejak awal Juni 2026, meskipun status ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan anggota DPRD Riau agar perbaikan dapat dianggarkan melalui APBD Provinsi.

Karena keterbatasan anggaran desa, kata Ali, pemerintah desa hanya mampu melakukan penanganan sementara pada ruas jalan yang berada di wilayah Desa Koto Mesjid.(kom)

Editor : Arif Oktafian
#Koto Mesjid #jalan rusak #xiii koto kampar #kampar