Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Riau, Bupati Kampar Siap Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Kamaruddin • Rabu, 8 Juli 2026 | 22:32 WIB
Bupati Kampar Ahmad Yuzar pada Apel Kesiapsiagaan dan Pengecekan Personel serta Peralatan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Rabu (8/7/2026). (Diskominfo Kampar untuk Riaupos.co)
Bupati Kampar Ahmad Yuzar pada Apel Kesiapsiagaan dan Pengecekan Personel serta Peralatan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Rabu (8/7/2026). (Diskominfo Kampar untuk Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Kampar Ahmad Yuzar pada Apel Kesiapsiagaan dan Pengecekan Personel serta Peralatan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di SPN Polda Riau, Kecamatan Tambang, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi Karhutla di Provinsi Riau, terutama memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Baca Juga: Plt Gubri Sampaikan Bela Sungkawa atas Tragedi Kapal Pompong Tenggelam di Tanjung Buton

Turut hadir dalam kegiatan itu Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, para pejabat utama Polri, perwakilan BNPB, Basarnas, BPBD Provinsi Riau, Manggala Agni, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Selain melakukan pengecekan personel dan peralatan, Kapolri juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla kepada jajaran Polda Riau. Bantuan tersebut meliputi 50 unit Portable Breathing Apparatus (PBA), dua unit Wontech Portable WiFi, 10 unit sepeda motor Kawasaki KLX 150 CC, satu unit ekskavator Hitachi 110F Tahun 2026, serta 20 unit mesin pompa air.

Dalam arahannya, Kapolri meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dan mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan maupun penanggulangan Karhutla.

Baca Juga: Kemenkum Riau Selaraskan Tiga Rancangan Regulasi Siak

"Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat seluruh stakeholder, mulai dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Manggala Agni, perusahaan-perusahaan swasta, hingga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Inilah yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla," ujar Kapolri.

Kapolri menjelaskan, berdasarkan data BPBD, hingga saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan verifikasi, terdapat 329 titik api yang memerlukan penanganan dengan luas lahan terdampak sekitar 15 ribu hektare.

Ia menegaskan bahwa karakteristik Karhutla di Riau berbeda dengan daerah lain karena memiliki dua periode rawan kebakaran setiap tahunnya. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap operasional.

Baca Juga: Teken MoU dengan Pemkot Bandung, Wako Agung Ingin Pekanbaru Setara dengan Kota Besar Nasional

"Di Riau ini kebakaran hutan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan wilayah lain. Ada dua periode potensi kebakaran, dan salah satunya berlangsung pada Juli hingga September. Karena itu, kesiapan personel dan peralatan harus benar-benar menjadi perhatian," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mendukung penuh langkah-langkah pemerintah pusat bersama Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan faktor utama dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar. Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat koordinasi bersama BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa guna meningkatkan upaya pencegahan dan mempercepat penanganan apabila terjadi Karhutla.

Baca Juga: Senat Unri Tetapkan Tiga Calon Rektor, Mexsasai Indra Raih Suara Terbanyak

"Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dini, sehingga risiko Karhutla di Kabupaten Kampar dapat diminimalisir," ujar Ahmad Yuzar.(kom)

Editor : M. Erizal
#pencegahan karhutla #penanggulangan karhutla #pemkab kampar