BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Sabtu (11/7/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayahnya.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan bahwa berdasarkan laporan harian BPBD, kondisi di Kabupaten Kampar masih dalam keadaan aman dan terkendali, serta tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian bencana hingga laporan diterbitkan.
Baca Juga: Fokus Cicil Utang Tunda Bayar, Pemkab Kuansing Kaji Penundaan Belanja Modal
"Meski situasi masih kondusif, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sesuai peringatan dini BMKG. Apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang, masyarakat diharapkan menghindari lokasi yang berpotensi terjadi pohon tumbang maupun genangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat," ujar Adi Candra Lukita.
Selain itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 95 berdasarkan parameter PM2,5. Sementara itu, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada di level 80,64 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan inflow dan outflow turbin masing-masing sebesar 187,74 meter kubik per detik.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait serta tetap menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Editor : Rinaldi