KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Tim Satgas Gabungan Rescue akhirnya menemukan Rifki Marwanda (21), pemuda yang terjatuh ke Sungai Kampar dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kamis (16/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.45 WIB, berjarak sekitar 6,4 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, mengatakan jenazah korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar sejak Rabu (15/7/2026).
"Korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar 6,4 kilometer dari titik korban terjatuh di Jembatan Rantau Berangin," ujar Adi.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, di antaranya BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Tagana, pemerintah desa, serta masyarakat yang turut membantu hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan operasi SAR. Berkat kerja sama semua pihak, korban akhirnya berhasil ditemukan," katanya.
Sebelumnya, Rifki Marwanda, warga Dusun Lan, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, dilaporkan terjatuh ke Sungai Kampar pada Selasa (14/7/2026) malam. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor Honda Beat sambil melakukan aksi standing atau mengangkat roda depan ketika melintas di Jembatan Rantau Berangin.
Baca Juga: Empat Terdakwa TPPO Dengarkan Dakwaan JPU dalam Sidang Perdana di PN Bengkalis
Akibatnya, sepeda motor yang dikendarai korban diduga menabrak pagar jembatan sehingga korban terpental dan jatuh ke Sungai Kampar. BPBD Kabupaten Kampar menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.
Operasi SAR melibatkan Satgas Gabungan Rescue yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Tagana, serta masyarakat. Setelah tiga hari pencarian, korban akhirnya ditemukan sehingga operasi SAR resmi ditutup.(kom)
Editor : Edwar Yaman