KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Ahad (19/7/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah.
Kabupaten Kampar. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan harian BPBD, kondisi cuaca secara umum diprakirakan cerah. Namun, BMKG masih mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.
Baca Juga: Abrasi Kembali Terjadi di Tanah Merah, Tujuh Rumah Rusak dan Lansia Nyaris Terseret Arus
"Untuk kondisi hingga pukul 16.00 WIB, tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan di Kabupaten Kampar. Titik hotspot juga nihil. Namun, masyarakat kami imbau tetap waspada karena masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah seperti Bangkinang, Tapung, Kampar Kiri, Siak Hulu, dan Lipat Kain," ujar Adi Candra Lukita.
Selain itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 74, sementara parameter kritis yang terpantau adalah PM2,5. Di sisi lain, kondisi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada elevasi 79,76 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan inflow dan outflow turbin masing-masing sebesar 310,27 meter kubik per detik.
BPBD Kabupaten Kampar terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, kondisi lingkungan, serta potensi bencana sebagai langkah antisipasi guna memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi kejadian bencana di wilayah masing-masing. (kom)
Editor : M. Erizal