Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Belakang Pendopo Bupati Kampar, Dua KK Kehilangan Tempat Tinggal

Kamaruddin • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 14:04 WIB
Personel Damkar memadamkan api yang membakar dua unit rumah permanen di Bangkinang, Rabu (22/7/2026) pagi. Damkar untuk Riaupos.co
Personel Damkar memadamkan api yang membakar dua unit rumah permanen di Bangkinang, Rabu (22/7/2026) pagi. Damkar untuk Riaupos.co

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Dua unit rumah permanen di Jalan Sungai Kampar, belakang Pendopo Rumah Dinas Bupati, RT 001/RW 002, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, hangus dilalap api, Rabu (22/7/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun dua kepala keluarga (KK) terdampak dan terpaksa mengungsi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar Yuricho Efril melalui Kepala Seksi Operasional Herman Joni mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.45 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke permukiman di sekitarnya.

"Berdasarkan laporan Danton II Ricky Fauzan Riza, objek yang terbakar merupakan dua unit rumah permanen. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," ujar Herman.

Baca Juga: Wamentan Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN Usai Nanik S Deyang Mengundurkan Diri

Dalam upaya penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengerahkan 38 personel yang terdiri atas 30 personel dari Pos Induk Bangkinang dan delapan personel dari Pos Tapung. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dengan dukungan satu unit mobil tangki PDAM untuk menyuplai kebutuhan air selama proses pemadaman.

Petugas berjibaku memadamkan kobaran api selama hampir tiga jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, dua kepala keluarga kehilangan tempat tinggal sementara. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Baca Juga: Opini WTP Hasil Audit BPK Dikondisikan Menurut Dugaan KPK Praktiknya Tak Hanya Terjadi di Pemkab Muara Enim

Usai pemadaman, personel Damkar melakukan pemeriksaan akhir di lokasi, pendataan kejadian, serta pengecekan personel, armada, dan peralatan sebelum kembali ke posko.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.



Editor : Rinaldi
dua kepala keluarga dua rumah kebakaran