BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Perum Bulog Cabang Kabupaten Kampar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Bulog menyediakan 2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 1.200 liter minyak goreng Minyakita yang dijual dengan harga lebih terjangkau.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Kampar, Dani Permana, mengatakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah melalui Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat. Program tersebut juga digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Belakang Pendopo Bupati Kampar, Dua KK Kehilangan Tempat Tinggal
"Untuk Gerakan Pangan Murah ini, Bulog bekerja sama dengan pihak ketiga, salah satunya pengecer di pasar. Kami menyediakan beras SPHP sebanyak 2 ton dan minyak goreng Minyakita sebanyak 1.200 liter," ujar Dani.
Agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas, setiap warga dibatasi membeli maksimal dua pak beras SPHP dan dua pouch Minyakita atau setara empat liter. Minyak goreng yang dijual dikemas dalam ukuran dua liter.
Pada kegiatan tersebut, beras SPHP dipasarkan dengan harga Rp12.000 per kilogram, sedangkan Minyakita dijual Rp15.000 per liter.
Baca Juga: Wamentan Sudaryono Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN Usai Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Menurut Dani, Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilisasi harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap komoditas pangan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud nyata pemerintah melalui Bulog untuk menjaga stabilisasi harga dan meningkatkan keterjangkauan komoditas pangan, sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dan minyak goreng dengan lebih mudah dan harga yang lebih murah," katanya.
Ia berharap program tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari serta memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga di pasaran.
Selain itu, Bulog Kampar berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melalui penambahan titik kegiatan bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Kami berharap ke depan dapat menambah titik-titik Gerakan Pangan Murah bersama pemerintah daerah, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program ini," tuturnya.
Dani menambahkan, dalam waktu dekat Gerakan Pangan Murah juga akan digelar di Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, serta di Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar.
Baca Juga: Dukung Akses 255 Siswa SDN 005 Lubuk Gaung ke Sekolah, Infrastruktur Jalan Diperbaiki
Salah seorang warga Petapahan Jaya, Warti, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM yang digelar Bulog di Kantor Desa Petapahan Jaya. Menurutnya, harga beras SPHP dan Minyakita yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran sangat meringankan beban masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, program seperti ini sangat membantu kami. Harga beras dan minyak di sini lebih murah, jadi bisa menghemat pengeluaran rumah tangga. Kami berharap gerakan pasar murah seperti ini bisa terus berlanjut dan lebih sering diadakan, tidak hanya sekali ini saja," ujar Warti.
Pantauan di lokasi, sejak pagi masyarakat telah memadati halaman Kantor Desa Petapahan Jaya untuk mendapatkan beras SPHP dan Minyakita. Warga tampak tertib mengantre sambil menunggu giliran membeli bahan pangan yang telah disediakan.
Baca Juga: Naik, Harga Kelapa Sawit Jadi Rp3.930 per Kg
Petugas Bulog bersama perangkat desa dan Bhabinsa terlihat mengatur jalannya antrean agar tetap tertib dan lancar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan sejumlah warga mengaku datang lebih awal agar tidak kehabisan stok.
Hingga kegiatan berlangsung, distribusi beras dan minyak goreng berjalan lancar sesuai dengan ketentuan pembelian maksimal yang telah ditetapkan.
Editor : Rinaldi