KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Jumat (24/7/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan BMKG.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menjelaskan, bahwa berdasarkan laporan harian BPBD, kondisi Kabupaten Kampar masih dalam keadaan aman dari kejadian bencana.
Namun, masyarakat diminta tidak lengah mengingat masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.
"Walaupun hingga saat ini belum ada laporan kejadian bencana, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan banjir, pohon tumbang, maupun bencana hidrometeorologi lainnya. Segera laporkan kepada BPBD atau pihak terkait apabila terjadi kondisi darurat," ujarnya.
Berdasarkan laporan BPBD, kondisi kualitas udara di Kabupaten Kampar berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 77 dan parameter kritis PM2,5. Sementara itu, tidak ditemukan titik panas (hot spot) di wilayah Kabupaten Kampar.
Baca Juga: Kemenkum Riau Ikuti Forum 'Pasti Ada Solusi' Episode 8, Perkuat Respons Aduan Masyarakat
BPBD Kabupaten Kampar memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca, perkembangan elevasi Waduk PLTA Koto Panjang, serta menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana. (kom)
Editor : M. Erizal