KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Ahad (26/7/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan, meski kondisi saat ini terpantau aman, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
"Berdasarkan informasi BMKG, masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, khususnya Kecamatan Tapung Hulu. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana," ujar Adi Candra Lukita.
Baca Juga: Disergap Polisi di Mobil Travel, Pencuri Motor di Rengat Tak Berkutik
Dalam laporan harian BPBD Kampar disebutkan, prakiraan cuaca pada Minggu sore didominasi kondisi cerah berawan dengan suhu berkisar 26–27 derajat Celsius, kelembapan udara 80 persen, dan kecepatan angin mencapai 10,9 kilometer per jam. Selain itu, tidak terdeteksi adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kampar.
BPBD juga mencatat kualitas udara berdasarkan data AQMS/ISPU berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 96 dan parameter kritis PM2,5.
Sementara itu, kondisi elevasi PLTA Koto Panjang tercatat berada pada level 79,83 meter di atas permukaan laut dengan inflow dan outflow masing-masing sebesar 155,78 meter kubik per detik.
Baca Juga: Gubernur Riau Setujui Pengalihan Aset Jalan Pematang Reba - Pekan Heran, Tahun ini Diperbaiki
BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan tetap siaga menghadapi potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(kom)
Editor : M. Erizal