KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan hingga Kamis (30/7/2026) sore, tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kampar.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra menjelaskan, berdasarkan laporan harian BPBD, kondisi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kampar masih dalam keadaan nihil.
"Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar," jelas Adi Candra.
Baca Juga: Monyet Liar Teror Warga Tembilahan Inhil, Delapan Orang Jadi Korban Gigitan
Selain itu, kualitas udara di Kabupaten Kampar tercatat berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 94 dan parameter kritis PM2,5. Sementara itu, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada di angka 79,88 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan inflow dan outflow masing-masing sebesar 220,92 meter kubik per detik.
Adi Candra menambahkan, BPBD Kabupaten Kampar juga terus melakukan berbagai upaya mitigasi, di antaranya berkoordinasi dengan Camat Kampar Kiri terkait kejadian jalan amblas di Desa Sei Geringging.
Selain itu, jajaran BPBD mengikuti arahan Wakapolri melalui rapat virtual mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta antisipasi dampak El Nino.
Baca Juga: Perbaikan SMPN 1 Bandar Laksamana Bengkalis yang Diterjang Puting Beliung Capai Rp1,7 Miliar
BPBD mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan instansi berwenang serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di wilayah masing-masing. (kom)
Editor : M. Erizal