KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar memastikan wilayahnya aman dari bencana hidrometeorologi hingga Jumat (31/7/2026) sore.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah mengingat prakiraan BMKG menunjukkan adanya potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kampar per pukul 16.00 WIB, kondisi cuaca di daerah tersebut secara umum diprakirakan cerah berawan. Selain itu, pemantauan titik panas (hotspot) karhutla juga menunjukkan hasil nihil.
Baca Juga: Perambah Hutan Produksi Areal Konsesi PT SPM Bengkalis Seluas 20 Ha Ditangkap Polisi
Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar, Adi Candra Lukita, mewakili Kalaksa BPBD Azwan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.
"Alhamdulillah, hingga sore ini belum ada laporan kejadian bencana di Kabupaten Kampar. Namun, kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat masih adanya potensi hujan sedang hingga lebat sesuai peringatan BMKG," ujar Adi Candra.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di bawah pohon besar maupun bangunan rentan saat hujan deras disertai angin kencang. Jika terjadi kondisi darurat atau potensi bencana di lingkungan sekitar, warga diminta segera menghubungi pihak BPBD agar penanganan awal dapat dilakukan secara cepat.
Baca Juga: Sembunyikan Sabu 100 Gram di Jaket dan Celana, Kurir Narkoba Ditangkap di Petapahan
Selain pemantauan potensi bencana, BPBD Kampar melansir data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Kampar yang berada pada angka 71. Nilai tersebut masuk dalam kategori sedang dengan parameter kritis PM2,5.
Di sisi lain, kondisi pemantauan elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada level 80,17 meter di atas permukaan laut (mdpl). Debit air masuk (inflow) dan air keluar (outflow) terpantau seimbang, yakni masing-masing sebesar 139,87 meter kubik per detik. (kom)
Editor : M. Erizal