KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa berdasarkan update laporan pemantauan harian pada Ahad (2/8/2026) sore, kondisi kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar terpantau nihil.
Meski situasi bencana nihil, masyarakat diminta tidak lengah mengingat adanya prakiraan peringatan dini cuaca dari BMKG.
Baca Juga: Wako Pekanbaru Agung Nugroho Minta Maaf ke Pedagang, Ancam Putus Kontrak Revitalisasi Pasar Bawah
"Berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Kampar," ujar Adi Candra Lukita.
Adapun wilayah kecamatan yang masuk dalam potensi peringatan dini cuaca tersebut meliputi Kampar Kiri Hilir, Tapung, Kampar Kiri Tengah, Kampar, Tambang, Siak Hulu, Perhentian Raja, Kampa, dan Gunung Sahilan.
Selain pemantauan cuaca hidrometeorologi, BPBD Kampar juga memantau sebaran titik panas (hotspot). Berdasarkan data satelit NASA-SNPP, terdeteksi 1 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan medium yang berlokasi di Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung.
"Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna mengantisipasi serta mengendalikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini," tambahnya.
Pantauan Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang dan Kualitas Udara
Terkait perkembangan kondisi perairan dan waduk, Pusdalops BPBD Kampar melaporkan bahwa elevasi waduk PLTA Koto Panjang berada pada level 80,17 mdpl per pukul 13.00 WIB. Tercatat Inflow waduk berada di angka 133,25 m3/s dan Outflow Turbine sebesar 133,25 m3/s.
Baca Juga: Satpol PP Terus Pantau Keberadaan Warung Remang-remang di Belakang Komplek Pemkab Kuansing
Sementara itu, untuk Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berdasarkan stasiun pemantauan KLHK di Kabupaten Kampar berada pada angka 94 (kategori Sedang) dengan parameter kritis PM 2,5. (kom)
Editor : M. Erizal