BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Seorang pria bernama Boiko Gulo (25) dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Kampar setelah diduga sengaja melompat dari atas Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (4/8) pagi. Hingga Selasa sore, tim gabungan masih terus melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Korban yang mengendarai sepeda motor sempat menghentikan kendaraannya di atas jembatan sebelum akhirnya melompat ke dalam sungai dan seketika terseret arus deras Sungai Kampar. Laporan kejadian ini pertama kali diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kampar pada pukul 08.05 WIB.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Belasan Kecamatan Masuk Zona Rawan
Identitas korban berhasil terungkap setelah pihak keluarga menghubungi kepolisian dan mengonfirmasi kendaraan yang ditinggalkan di lokasi kejadian. Korban diketahui merupakan warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, yang baru saja bertugas sebagai staf pelayanan gereja di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.
”Pihak keluarga telah menghubungi kami dan melakukan pengecekan terhadap kendaraan korban. Korban merupakan staf pelayanan gereja di Kecamatan Kabun,” terang Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah, Selasa (4/8).
Baca Juga: Melompat dari Jembatan Rantau Berangin, Pria Asal Siak Tenggelam di Sungai Kampar
Tim Satuan Tugas (Satgas) Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kampar melakukan upaya pencarian dan pertolongan bersama unsur terkait. ”Satgas gabungan melakukan penyisiran aliran sungai dari titik awal korban melompat dan tenggelam. Penyisiran terus kami optimalkan dengan menyusuri aliran Sungai Kampar,” ungkap Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar, Adi Candra Lukita.
Hingga Selasa (4/8) pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan masih berada di lapangan dan terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan penyisiran.(kom)
Editor : Arif Oktafian