Tim SAR Gabungan Tambah Radius Penyisiran Hari Ke-3 Pencarian Korban Hilang di Pulau Terap

Kamaruddin • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:33 WIB
Tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar bersama Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian orang hilang pada hari ketiga (H-3), Kamis (6/8/2026). (BBPD Untuk Riaupos.co)
Tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar bersama Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian orang hilang pada hari ketiga (H-3), Kamis (6/8/2026). (BBPD Untuk Riaupos.co)

 

​KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar bersama Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian orang hilang pada hari ketiga (H-3), Kamis (6/8/2026). Fokus pencarian dipusatkan di sepanjang aliran sungai perbatasan Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok.

​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), Adi Candra Lukita, menyampaikan bahwa tim di lapangan memutuskan untuk memperluas jangkauan area operasi guna memaksimalkan pencarian.

​"Pada operasi H-3 ini, penyisiran dilakukan dengan menambah jangkauan radius pencarian sejauh 1 kilometer dari titik awal. Dengan penambahan ini, total area penyisiran yang disisir oleh tim gabungan mencapai sekitar 4 kilometer ke arah hilir," ujar Adi Candra.

 Baca Juga: IMT-GT Resmi Digelar, Wako Agung Ajak Peserta Bersatu Jaga Lingkungan 

​Pencarian dilakukan dengan menyisir area permukaan air menggunakan perahu karet serta pemantauan di sepanjang jalur darat tepian sungai. Berbagai unsur terkait, termasuk personil TNI/Polri, Basarnas, perangkat desa, dan masyarakat setempat, turut dikerahkan dalam aksi kemanusiaan ini.

​Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih terus berupaya menyisir seluruh titik potensial di sepanjang rute yang telah ditentukan. BPBD Kabupaten Kampar berharap korban dapat segera ditemukan dan mengimbau masyarakat sekitar yang menemukan tanda-tanda atau informasi keberadaan korban untuk segera melapor kepada petugas.

Korban diketahui bernama Boiko Gulo (25), warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Berdasarkan kronologi kejadian pada Selasa (04/08/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, korban yang mengendarai sepeda motor sempat berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin sebelum akhirnya melompat ke aliran sungai hingga tenggelam dan hanyut terbawa arus.(kom)

Baca Juga: Delegasi IMT-GT Terkesan dengan Inovasi RTH Putri Kaca Mayang, Wako Agung Dorong Kolaborasi Kota Hijau tanpa Bebani APBD

 

Editor : Edwar Yaman
Pulau Terap bpbd kampar sungai kampar tim sar gabungan