Sisir 9 Km Aliran Sungai Kampar, Tim SAR Libatkan Komunitas Drone Cari Boiko Gulo

Kamaruddin • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Tim SAR Gabungan mengerahkan tiga unit drone untuk menyisir aliran Sungai Kampar dari udara, mencari korban yang diduga terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Jumat (7/8/2026). Basarnas untuk Riaupos.co
Tim SAR Gabungan mengerahkan tiga unit drone untuk menyisir aliran Sungai Kampar dari udara, mencari korban yang diduga terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Jumat (7/8/2026). Basarnas untuk Riaupos.co

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Memasuki hari keempat pencarian korban yang diduga terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, Tim SAR Gabungan mengerahkan tiga unit drone untuk menyisir aliran Sungai Kampar dari udara, Jumat (7/8/2026).

Selain penyisiran melalui jalur air dan darat, Basarnas Pekanbaru kembali menggaet komunitas penghobi drone lokal guna memperluas jangkauan pantauan visual di sepanjang aliran sungai.

Komandan Tim Basarnas Pekanbaru Arie menjelaskan bahwa penggunaan pemantauan udara ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan korban yang diperkirakan mulai mengapung atau tersangkut di area yang sulit dijangkau tim lapangan.

Baca Juga: Wako Agung Pastikan Kolaborasi Kota Hijau 3 Negara Berlanjut

"Pencarian sudah memasuki hari keempat, sehingga ada kemungkinan tubuh korban sudah mengapung jika tidak tersangkut. Oleh karena itu, kami kembali melibatkan penghobi drone setempat untuk membantu pemantauan dari udara," ujar Arie, Jumat (7/8/2026).

Pada operasi hari ini, penyisiran difokuskan di sepanjang bantaran dan aliran Sungai Kampar, mulai dari titik lokasi kejadian hingga wilayah Pulau Belimbing dengan radius pencarian mencapai sembilan kilometer.

Berdasarkan pemetaan di lapangan, Tim SAR Gabungan mengidentifikasi beberapa titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban akibat pusaran air dan endapan napal. Titik-titik krusial tersebut berada di sekitar aliran Sungai Pulau Mati, Desa Pulau Terap, hingga sepanjang aliran sungai di Desa Pulau Jambu.

Baca Juga: KPK Sebut Pertemuan Suhardiman dan Menhut 3 Kali

Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Kampar, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, korban atas nama Boiko Gulo (25), warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, masih dalam pencarian dan belum berhasil ditemukan.



Editor : Rinaldi
jembatan rantau berangin sungai kampar tim sar