BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Tim Satgas Gabungan hingga kini terus mengupayakan pencarian terhadap Boiko Gulo (25), warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, yang dilaporkan melompat dan tenggelam di aliran Sungai Kampar dari Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, sejak Selasa (4/8/2026) lalu.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menyampaikan, upaya pencarian korban pada hari ke-5, Sabtu (8/8/2026), dilakukan dengan mengoptimalkan dan memperluas area penyisiran.
"Satgas BPBD Kabupaten Kampar bersama tim gabungan terus memaksimalkan proses pencarian. Pada hari kelima ini, tim melakukan penyisiran aliran sungai dari titik awal kejadian hingga radius 12 kilometer," ujar Adi Candra Lukita.
Baca Juga: Api Berkobar Tak Jauh dari Rumah Dinas Bupati, 1 Hektare Lahan Dekat Stadion Mahmud Jalal Terbakar
Operasi pencarian ini melibatkan sedikitnya 31 personel gabungan yang terdiri dari 13 personel BPBD Kampar, 7 personel Basarnas Pekanbaru, 4 personel Damkar, serta dukungan dari TNI, Polri, pihak Desa Merangin, dan masyarakat setempat.
Berbagai sarana pendukung seperti armada perahu karet, mesin tempel, perlengkapan selam, hingga peralatan navigasi dan komunikasi dikerahkan untuk menyisir aliran sungai. Namun hingga Sabtu sore pukul 16.00 WIB, keberadaan korban belum ditemukan.
Editor : Rinaldi