Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Diperluas

Kamaruddin • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 09:55 WIB
MAKSIMALKAN PENCARIAN: Tim SAR Gabungan memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Ahad (9/8/2026).(BPBD untuk Riaupos.co)
MAKSIMALKAN PENCARIAN: Tim SAR Gabungan memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Ahad (9/8/2026).(BPBD untuk Riaupos.co)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Tim SAR Gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di aliran Sungai Kampar, Desa Mera­ngin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. 

Hingga hari ke-6 pencarian, Ahad (9/8), korban bernama Boiko Gulo (25) belum berhasil ditemukan. 

 ​Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupa­ten Kampar Azwan melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Adi Candra Lukita menyampaikan, bahwa tim satgas gabungan terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai.  

Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam Hari Ke-6 di Sungai Kampar Diperluas hingga Radius 13 KM  

​“Upaya pencarian korban di hari ke-6 ini kami optimalkan dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari titik awal kejadian hingga radius 13 kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga laporan sore ini disampaikan pukul 16.00 WIB, keberadaan korban masih belum ditemukan,” ungkap Adi Candra.  

​Peristiwa tersebut bermula pada Selasa (4/8) sekira pukul 07.30 WIB. Korban yang berasal dari Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengendarai sepeda motor dan berhenti di atas Jembatan Rantau Berangin. Korban kemudian melompat dari jembatan dan seketika hanyut terbawa arus deras Sungai Kampar.  

Baca Juga: Cegah Bencana Karhutla, Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Kampar Siagakan Personel Gabungan

​Pencarian melibatkan puluhan personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan perahu karet, peralatan selam, armada angkut, hingga peralatan keselamatan pendukung lainnya.  

​Selain fokus pada operasi SAR, BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai dan tim yang bertugas untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Baca Juga: Hari Kedua Pencarian, Tim Gabungan Sisir Radius 3 Km Cari Pria Tenggelam di Sungai Kampar

 Berdasarkan data BMKG, wilayah Kabupaten Kampar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Sementara itu, pemantauan pada elevasi waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada pada posisi 79,74 mdpl.(lim)

​Laporan KAMARUDDIN, Bangkinang

Editor : Arif Oktafian
Boiko Gulo sungai kampar korban tenggelam pencarian korban