Bendera Merah Putih 81 Meter Diarak Keliling Kampung Tanjung Belit Selatan

Evan Gunanzar • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB
Petugas kepolisian mengarak bendera raksasa sepanjang 81 meter di Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, Senin (10/8/2026). (Evan Gunanzar/Riaupos.co)
Petugas kepolisian mengarak bendera raksasa sepanjang 81 meter di Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, Senin (10/8/2026). (Evan Gunanzar/Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Bendera merah putih sepanjang 81 meter dengan lebar 1,2 meter diarak mengelilingi permukiman warga Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, Senin (10/8/2026). 

Pengarakan bendera raksasa tersebut menjadi salah satu kegiatan utama Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau hari ke-10 yang menyambangi wilayah tersebut.

Bendera berukuran puluhan meter itu dibawa bersama-sama mengelilingi kampung. Kehadiran bendera merah putih yang membentang panjang menjadi perhatian masyarakat sekaligus membangkitkan semangat warga menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Riau Matangkan Persiapan Evaluasi WBBM 

Kegiatan dipusatkan di Pulau Pencong, Jalan M. Salim, Desa Tanjung Belit Selatan. Pengarakkan bendera tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat kebangsaan yang ingin ditanamkan kepada masyarakat di wilayah 3T.

Selain mengarak bendera, rombongan Ekspedisi Merah Putih Presisi juga mengajak warga memasang Bendera Merah Putih di rumah masing-masing. Pemasangan bendera diharapkan semakin marak menjelang 17 Agustus 2026 sebagai bentuk kecintaan terhadap Tanah Air.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol M Hasyim Risahondua mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi menyasar sejumlah wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Riau. Kehadiran rombongan sekaligus menjadi momentum mengajak masyarakat bersama-sama menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Siapkan Rp13 Miliar untuk Seragam Gratis 20 Ribu Siswa SD-SMP

"Ekspedisi Merah Putih menyasar daerah 3T di Riau. Masyarakat kami ajak bersama-sama mengibarkan bendera merah putih di rumah masing-masing sebagai tanda menyambut kemerdekaan RI," ujar Kombes Hasyim.

Menurutnya, semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut adalah menumbuhkan rasa nasionalisme serta mengingatkan bahwa masyarakat di pelosok sekalipun merupakan bagian penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Menumbuhkan rasa nasionalisme bahwa kita ini Indonesia," katanya.

Baca Juga: Pemko Pekanbaru Evaluasi Pengelolaan Aset Daerah, BMD di STC Ikut Dibahas

Selain pengarakkan bendera, Ekspedisi Merah Putih Presisi juga diisi dengan pengibaran Bendera Merah Putih di rumah-rumah warga. Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan turut digelar, mulai dari pengobatan gratis hingga makan bersama masyarakat.

Di bidang lingkungan, Polda Riau bersama jajaran dan masyarakat melakukan penanaman sebanyak 810 batang pohon di wilayah Desa Tanjung Belit Selatan. Pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman buah-buahan.

Penanaman ratusan pohon tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan yang dikenal memiliki kekayaan alam dan kearifan lokal. Desa Tanjung Belit Selatan berada di kawasan yang dialiri Sungai Subayang dan dikelilingi perbukitan Barisan.

Baca Juga: Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 Sudah Tembus 1.000 Lebih

Kearifan lokal masyarakat juga masih terlihat melalui tradisi lubuk larangan yang menjadi salah satu bentuk kepedulian warga dalam menjaga ekosistem sungai.

"Melalui Ekspedisi Merah Putih ini kami mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan. Tanjung Balit terkenal dengan pesona alamnya, dialiri Sungai Subayang dan dikelilingi Bukit Barisan yang alamnya masih terjaga serta budaya yang masih lestari," jelas Kombes Hasyim.

Tidak hanya itu, Polda Riau bersama jajaran turut menyalurkan 250 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Warga juga mendapatkan pelayanan pengobatan gratis serta bantuan dua unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kebakaran Lahan Gambut Seluas 1 Hektare di Depan Stadion Mahmud Jalal

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mendekatkan institusi negara dengan masyarakat yang berada di pelosok.

"Hari ini merupakan rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau hari ke-10. Untuk kegiatan di Kabupaten Kampar dipusatkan di Desa Tanjung Balit Selatan," kata AKBP Boby.

Ia menyebutkan, kegiatan di Kampar diisi dengan penanaman 810 pohon, pemberian 250 paket bantuan sosial, pelayanan kesehatan gratis, penyerahan dua kursi roda, makan bersama serta dialog kebangsaan.

Baca Juga: Pria di Kuansing Ini Diduga Aniaya Perempuan hingga Kepala Berdarah, Diamankan di Rumah Mertua

Menurutnya, dialog kebangsaan menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus memperkuat persatuan menjelang peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa negara hadir di sini. Seluruh elemen bisa hadir di kampung-kampung untuk memberikan sentuhan kepada masyarakat serta menerima aspirasi dan keluhan," ujarnya.

Ekspedisi Merah Putih Presisi mengusung semangat merajut setiap negeri di Bumi Lancang Kuning melalui penguatan persatuan, kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan. (van)

Editor : M. Erizal
hut ke 81 ri mengarak bendera raksasa HUT RI 17 Agustus