Hari Ketujuh Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditutup, BPBD Tetap Lakukan Pemantauan

Kamaruddin • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 20:33 WIB

 

Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar, Boiko Gulo (25), resmi ditutup pada hari ketujuh, Senin (10/8/2026). (BBPD Untuk Riaupos.co)
Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar, Boiko Gulo (25), resmi ditutup pada hari ketujuh, Senin (10/8/2026). (BBPD Untuk Riaupos.co)

 

​KAMPAR (RIAUPOS.CO).— Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Kampar, Boiko Gulo (25), resmi ditutup pada hari ketujuh, Senin (10/8/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menyatakan hasil pencarian nihil, tetapi petugas tetap melanjutkan pemantauan di sepanjang aliran sungai.

​Korban yang merupakan warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, dilaporkan hilang sejak Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Sebelum hanyut terbawa arus Sungai Kampar, korban diketahui sempat berhenti di sekitar Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin, Kecamatan Kuok.

​Kepala Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kampar Adi Candra Lukita menjelaskan, tim gabungan telah menyisir sungai hingga radius 13 kilometer dari titik awal kejadian. Pencarian tersebut melibatkan personel BPBD Kampar, Basarnas Pekanbaru, TNI, Polri, Damkar, perangkat desa, serta warga setempat.

 Baca Juga: Rambah Hutan dan Bakar Lahan, Dua Warga Inhil Ditangkap

​"Operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup setelah dilakukan evaluasi bersama unsur terkait dan pihak keluarga. Korban dinyatakan hilang. Meski demikian, kami tetap melakukan pemantauan situasi di lapangan," ujar Adi Candra.

Sebagai tindak lanjut setelah operasi pencarian intensif yang melibatkan unsur Basarnas, BPBD Kampar, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya. Sebelumnya, Tim Gabungan telah melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar dengan memperluas radius pencarian dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Berdasarkan laporan kejadian, korban diketahui mengendarai sepeda motor dan berhenti di Jembatan Rantau Berangin. Setelah itu, korban diduga melompat dari atas jembatan hingga kemudian tenggelam dan terbawa arus Sungai Kampar.

Baca Juga: Beasiswa Tahap I Rp518 Juta untuk 1.625 Murid, hingga Juni 2026 Segini Total Dana Dihimpun

Korban diketahui bernama Baiko Gulo, laki-laki berusia 25 tahun, warga Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.(kom)

 

Editor : Edwar Yaman
bpbd kampar sungai kampar korban tenggelam