BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Bangunan asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Syech Burhanuddin Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, terbakar hebat, Senin (10/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan asrama yang materialnya didominasi kayu.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api. Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong dengan peralatan seadanya.
Seorang warga Kuntu, Derpi, mengatakan kobaran api melahap bangunan yang selama ini digunakan sebagai tempat tinggal para santri putra. Warga berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain di kompleks pesantren.
Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kampar Dihentikan
“Pemadaman saat ini dilakukan secara gotong royong oleh warga. Kebetulan lokasi asrama berada di pinggir sungai, sehingga warga memanfaatkan air sungai untuk membantu memadamkan api,” ujar Derpi.
Dengan memanfaatkan sumber air dari sungai yang berada di sekitar lokasi, warga bahu-membahu menyiramkan air ke arah bangunan yang terbakar. Upaya tersebut dilakukan untuk menahan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain di lingkungan pesantren.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh informasi resmi terkait adanya korban jiwa maupun jumlah kerugian material akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.(kom)
Editor : Arif Oktafian