Dua Titik Karhutla di Kecamatan Tambang Berhasil Dipadamkan, BPBD Kampar Terus Lakukan Pemantauan

Kamaruddin • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:32 WIB
Personel gabungan dari BPBD Kampar, TNI AD, BPBD Riau, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta perangkat desa memadamkan api di perbatasan Desa Pagaruyung dan Desa Kualu Nenas seluas sekitar 6 hektare, Jumat (13/8/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)
Personel gabungan dari BPBD Kampar, TNI AD, BPBD Riau, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta perangkat desa memadamkan api di perbatasan Desa Pagaruyung dan Desa Kualu Nenas seluas sekitar 6 hektare, Jumat (13/8/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua titik wilayah Kecamatan Tambang, Jumat (14/8/2026).

Dua lokasi tersebut berada di perbatasan Desa Pagaruyung dan Desa Kualu Nenas dengan luas lahan sekitar 6 hektare, serta di Jalan HM Nazir, depan Pondok Pesantren Gontor 7, Desa Rimbo Panjang, dengan luas sekitar 1,2 hektare.

Kalaksa BPBD Kampar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kedua titik kebakaran telah berhasil dipadamkan. Namun, kondisi di lapangan masih menyisakan asap sehingga petugas tetap melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.

Baca Juga: Sejak Rabu Tak Pulang, Wanita 19 Tahun Dilaporkan Hilang di Pekanbaru

“Untuk titik pertama di perbatasan Desa Pagaruyung dan Desa Kualu Nenas, api sudah padam, namun masih berasap. Sedangkan di titik kedua di Jalan HM Nazir, api juga sudah padam dan masih terdapat asap,” jelas Adi Candra Lukita.

Penanganan di lokasi pertama melibatkan personel gabungan dari BPBD Kampar, TNI AD, BPBD Provinsi Riau, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perangkat desa. Pemadaman dilakukan oleh Satgas Darat dan didukung Satgas Udara melalui water bombing.

Sementara di lokasi kedua, pemadaman dilakukan secara manual dengan melibatkan personel BPBD dan MPA serta dibantu masyarakat sekitar. Petugas menghadapi kendala berupa sulitnya mendapatkan sumber air untuk proses pemadaman.

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Pasutri Pengendara Motor Meregang Nyawa Ditabrak Truk Tangki di Jalintim Pelalawan

BPBD Kampar bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap kedua lokasi untuk memastikan bara api yang masih mengeluarkan asap dapat ditangani dan tidak kembali meluas.

Laporan BPBD Kampar hingga pemantauan terakhir kedua titik tersebut berstatus padam namun masih berasap. (kom)

Editor : M. Erizal
bpbd kampar pemadaman karhutla karhutla kampar