Kebakaran Lahan di Rimbo Panjang, BPBD Kampar Lakukan Penyekatan dan Pendinginan

Kamaruddin • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:10 WIB
Tim TRC BPBD Kampar bersama tim gabungan memadamkan api yang membakar  lahan di Jalan Manunggal, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Rabu (19/8/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)
Tim TRC BPBD Kampar bersama tim gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Manunggal, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Rabu (19/8/2026). (BPBD Kampar untuk Riaupos.co)

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar terus melakukan penanganan kebakaran lahan di Jalan Manunggal, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang. Hingga Rabu (19/8/2026) sore, kondisi di lokasi dilaporkan sudah padam namun masih mengeluarkan asap.

Berdasarkan laporan harian kondisi bencana hidrometeorologi BPBD Kampar, kebakaran terjadi pada lahan mineral gambut dengan jenis vegetasi semak belukar. Luas lahan yang terbakar sekitar 1 hektare dan tidak terdapat penambahan luasan pada penanganan hari kedua (H2).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, personel gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk memastikan tidak terjadi kembali penyalaan api.

Baca Juga: 66 Pejabat Eselon II, III, Kepsek dan Kapus di Rohul Dilantik, Ini Daftar Namanya

“Tim di lapangan terus melakukan penyekatan, pendinginan, serta pemblokingan di area lokasi kebakaran. Saat ini api sudah padam, namun masih terdapat asap sehingga pemantauan tetap dilakukan,” ujar Adi.

Penanganan dilakukan oleh Satgas Darat yang melibatkan 10 personel BPBD Kampar, lima personel BPBD Provinsi Riau, satu personel TNI, satu personel Polri dan tiga orang masyarakat.

Dalam proses pemadaman, tim menggunakan sejumlah sarana, di antaranya satu unit kendaraan R4, satu unit R2 milik BPBD Kampar, satu unit Kohler, selang buang, selang hisap, nozzle jarum dan Y Connection.

Baca Juga: Karnaval Gear Ultima Yamaha Hadir Meramaikan Pacu Jalur 2026

Adi menambahkan, sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam proses penanganan kebakaran lahan tersebut. Tim akan terus melakukan pendinginan dan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap.

Di sisi lain, BPBD Kampar juga terus memantau perkembangan cuaca. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar, khususnya Kecamatan Tapung dan Tapung Hilir. Sementara itu, titik hotspot pada laporan tersebut tercatat nihil.

“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah. Jika menemukan adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya,” tegas Adi. (kom)

Editor : M. Erizal
bpbd kampar